Di kamp tahanan Andernach terdapat sekitar 50.000 tahanan dari berbagai umur. Mereka ditempatkan di tempat terbuka dikelilingi kawat berduri. Para wanita ditempatkan terpisah namun tidak pernah saya lihat lagi kemudian. Para tahanan laki-laki yang saya jaga tidak mempunyai atap maupun alas tidur. Mereka tidur di atas lumpur, basah dan kedinginan, dengan jumlah wc yang tidak memenuhi kebutuhan. Mereka menjalani itu semua bertahun-tahun, dari musim panas, gugur hingga musim dingin. Dan pada saat musim dingin, penderitaan karena kedinginan sangat luar biasa.
Yang lebih mengejutkan adalah para tahanan memasukkan rumput dan daun-daunan ke dalam kaleng berisi seseduh sop.